Perang Badar merupakan salah satu contoh perang akbar pada jaman Nabi. Pada perang tersebut, sejumlah 313 orang pasukan muslim berperang melawan 1000 bala tentara Quraisy. Secara logika, perbandingan jumlah bala tentara tidak seimbang. Quraisy menang telak dalam kuantitas. Akan tetapi, pada kenyataannya, pasukan Muslim berhasil menang karena kecerdikan dan kegigihannya serta ridho dari Allah Swt.
Saat ini, jika kita mendengar kata perang, maka secara otomatis kita akan terbayang akan pertempuran, perkelahian, pertumpahan darah, dan semacamnya. Padahal, perang sendiri hakikatnya adalah melawan suatu keburukan. Istilah perang sangat dekat sekali artinya dengan istilah perjuangan. Tidak sekedar berperang secara fisik, akan tetapi juga berperan secara pemikiran dan psikis. Dibutuhkan kecerdikan dalam penyusunan strategi dan kegigihan dalam berjuang untuk memenangkan suatu peperangan.