[share]File Presentasi Dasar-dasar Pemrograman

Kali ini saya berbagi sedikit ilmu saya dalam hal pemrograman. Berikut merupakan file – file tutorial pemrograman dalam bentuk pdf. Untuk mendownloadnya dapat dibuka di :

http://www.indowebster.com/Dasar_Pemrograman_Type_Data_Percabangan_Dan_Perulangan__1.html
http://www.indowebster.com/Dasar_Pemrograman_Array_Pointer_dan_Fungsi.html
http://www.indowebster.com/Dasar_Pemrograman_POINTER_STRING.html

Type Data Primitif dalam C

Assalamualaikum Wr. Wb.

Akhir – akhir ini saya sangat sibuk sehingga tidak sempat untuk mengisi kembali blok tercinta saya ini. Kali ini saya ingin berbagi sedikit ilmu tentang dasar – dasar pemrograman. Materi tersebut adalah tentang type data, percabangan, dan perulangan.

Type Data Primitif

INTEGER

Integer merupakan tipe data primitif yang merepresentasikan suatu nilai / data dalam bilangan bulat. Bilangan bulat yang saya maksudkan adalah bilangan tanpa nilai di belakang tanda koma. Type data integer juga disebut sebagai Integral Data Type.

Nilai dan Representasinya
Nilai sebuah data dari sebuah tipe data integer adalah nilai bilangan bulat tersebut dalam matematika. Representasi data ini merupakan cara bagaimana nilainya disimpan di dalam memori komputer. Tipe data integral terbagi menjadi dua buah kategori, baik itu bertanda (signed) ataupun tidak bertanda (unsigned). Bilangan bulat bertanda mampu merepresentasikan nilai bilangan bulat negatif, sementara bilangan bulat tak bertanda hanya mampu merepresentasikan bilangan bulat positif. Continue reading

GAME FP – Balbalan Evolution Soccer (TC CUP 2009 Edition)

Game FP ini diciptakan oleh Kelompok 22 FP PSD 2009:

Rahadian Dustrial Dewandono [5108100032] – Project Manager
Faris Budi Arifianto [5108100066] – Main Programmer
Rendi Budiman [5108100020] – Game Artist
Adila Putra [5108100094] – Software and Database Specialist

PENDAHULUAN

Sepak bola adalah Olah raga permainan yang paling favorit di seluruh dunia. Hampir semua kalangan masyarakat menyukai olah raga ini. mulai dari anak2, remaja, hingga orang tua semua menyukai. tidak pandang status sosial, mereka semua gemar sepak bola. kegemaran ini berbagai macam, ada yg gemar bermain ataupun hanya melihatnya saja.

Oleh karena olahraga ini sangat populer, maka di era modern ini telah banyak permainan video game yang menawarkan sepak bola. permainan sepak bola ini sangat digandrungi berbagai kalangan. seperti kita lihat di persewaan Playstation
mulai dari anak SD, SMP, SMA, Kuliah hingga orang yangg telah bekerja semua suka memainkannya.

Tidak heran jika sepak bola merupakan salah satu cabang olah raga yang dikompetisikan tiap tahunnya di Teknik Informatika di dalam ajang TC Cup. Jadi dalam rangka tc cup ini juga, maka kami terinspirasi untuk membuat game
“Balbalan Evolution to Soccer” sebagai Final Project, Praktikum Struktur Data kami.

DESKRIPSI GAME

Game ini merupakan game simulasi sepak bola dengan 5 player (futsal) 2D (kamera atas). Game ini dapat dimainkan dengan mode PLAYER vs PLAYER atau PLAYER vs AI.

Kami mengambil tema edisi TC Cup karena nama – nama tim dan pemain pada Game kami adalah nama – nama tim dan pemain yang mengikuti kompetisi TC Cup 2009, kecuali Despro dan Office.

Kami dapat memastikan bahwa game ini adalah satu – satunya game FP yang dibuat Mahasiswa Teknik Informatika ITS dan belum pernah ada sebelumnya. Jadi, game ini merupakan inovasi terbaru dalam pembuatan game FP Praktikum Stuktur Data di Teknik Informatika ITS ini.

SCREENSHOT

Berikut adalah screenshot game FP kami :

Berkat semua keunggulannya, Game ini merupakan Game Final Project terbaik Praktikum Struktur Data 2009.

Penasaran mau coba ??

Link download :

http://www.megaupload.com/?d=R2DQ41XN

Game FP – NEED FOR SPEED : Under Becak

Final Project Praktikum Pemrograman Terstruktur kemarin adalah Pembuatan Game Indie dengan menggunkan Game Library Allegro milik Dev C++. Kelompok Praktikum Pemrograman Terstrukturku kamarin membuat FP dengan judul, NEED FOR SPEED : UnderBecak.

NEED FOR SPEED : UnderBecak merupakan gabungan dari tiga genre game favorit, RPG, Racing, dan War Game. Meskipun game ini mempunyai kekhususan di genre racing, RPG dan WarGame-nya pun tidak kalah seru.

Lho?? Apa hubungannya RPG dan Racing??

RPG-nya sih gak terlalu RPG-RPG amat sih. Letak genre RPG pada game ini hanyalah saat dia berada di kota. Di kota itu terdapat tempat penginapan untuk menyimpan data, mengisi stamina dan waktu, berbagai macam toko untuk memmperoleh kebutuhan membecak, dan stasiun becak untuk memulai racing.

Letak WarGame pada game ini adalah pada saat kita dikejar polisi. Becak kita sangatlah canggih sehingga bisa melontarkan basoka ke arah depan. Jadi, kita tidak lagi takut jika melanggar aturan / menabrak sesuatu. Karena pada saat kita dikejar polisi, kita bisa melawannya dengan peluru yang masih tersedia di becak kita. Continue reading

Pembahasan Soal Praktikum Shift 2 Modul 3 PPT

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo teman, selamat datang di blogku kembali.. Kali ini mungkin kalian tidak sia2 mampir di blogku. Karena saat ini aku ingin sharing sedikit algoritmaku dalam praktikum modul 3 shift 2 PPT kemarin..

Aku ingin mengingatkan kalian lagi tentang soal praktikumnya nih. Begini soalnya

SOAL :

..:::  MARI BERHITUNG  :::…

Ada sebuah permaian yang dilakukan oleh (n) orang secara melingkar. Permainan itu adalah membilang bilangan dari 1 – (r). Barangsiapa memperoleh girilan untuk membilang bilangan r, dia akan kalah dan tidak boleh ikut permainan lagi. Setelah itu penghitungan dilanjtkan mulai dari 1 oleh orang setelahnya. Penghitungan pertama dimulai di player ke-(st). Permainan akan berakhir jika dan hanya jika ada satu orang yang tidak kalah.

INPUT : JUMLAH PEMAIN , RANGE, dan STARTING PLAYER

OUTPUT :

soal-mdl-4 Continue reading

Tutorial PT – Membuat Fungsi Rekursif dari Perulangan Iteratif

Hai.. bro.. kapan hari aku pernah janji kalo mau nulis postingan yang membahas bagaiman cara kita untuk membuat fungsi rekursif dari fungsi iteratif yang sudah berhasil kita buat sebelumnya..

Sebenarnya fungsi rekursif itu bisa dibuat dari perulangan dalam bentuk apa saja. Tidak hanya for, do-wahile ataupun while juga dapat di-rekursifkan. Gak percaya?! coba aja buat sendiri.. He3.. bercanda.. maksudnya.. coba aja kamu compile contoh berikut ini..

Contoh:

for(int i=0;i<5;i++)
printf(“mencoba rekursi\n”);

Di perulangan tersebut kita akan membuat program yang mencetak kata “mencoba rekursi” sebanyak 5 kali, terhitung dari i=0 sampai i=4. Nah, kita sekarang mencoba untuk mengubahnya menjadi bentuk yang agak advanced dikit lah. Cek keren..

Bentuk rekursif:

void coba(int i)
{if(i==5) //di sini kita akan break dari perulangan
{}
else
{printf(“mencoba rekursi\n”);coba(i+1);} //penambahan perulangan dilakukan di dalam paramter aktual
}

main()
{int i=0;
coba(i);
}

Nah.. seperti itu.. Yap.. bener.. kalo di dalm hati kamu udah bilang “oooo gityu”, berarti kamu pasti selanjutnya akan lancar-lancar aja dalm memahami konsep rekursi.. Sebenarnya semua for bisa dibuat menjadi bentuk rekursi. Tetapi ada rekursi yang akan sulit jjika diubah ke dalam bentuk for.

Siap untuk menerima tantangan berikutnya?? Sipa dunk.. he3..

Bersiap Untuk Praktikum PT !!!

Huh.. akhirnya setelah sukses praktikum sisdig modul 4, aku pun dapat menikmati indahnya waktu luang.. Aku juga bisa menyempatkan diri untuk jalan – jalan. Senang rasanya bisa menikmati waktu luang sabtu-minggu ini. Bisa bernapas lega.

Namun, ada sesuatu yang masih mengganjal di dalam benakku. Aku masih mempunyai tanggungan satu praktikum lagi, yaitu Praktikum PT Modul 3 mengenai string dan rekursi.. Haduh.. Gimana nih?!!

Seandainya aku bisa gak kena revisi, pasti aku bahagia dan lega banget. Namun, kalau serbaliknya?!! Wa…. Nggak… Jangan dunk… Masak Praktikum PT pasti ditutup dengan revisi sih>!? Gak asik deh.. Sekali – kali gak revisi gitu opoko.. He3..

Jujur, untuk modul 3 – string dan rekursi ini aku kurang banget dalam pemahaman konsepnya. Rekursi?!! hmm. malah aku out of idea, nggak tau guna spesifiknya buat apa itu.. String??!! Apaan tuh? Benang kah?! he3..

Meskipun demikian, aku berusaha dengan sangat agar kali ini aku tidak terjerumus dalam jurang revisi. Semoga usahaku ini membuahkan hasil yang menyenangkan… Amin.. Bantai Soal Praktikum PT Modul 3 SHIFT 2!!!! he3..

Permainan Tebak Kata – Tugas PT

Aku mau ngeshare game tebak kata nih.. Ini tadi aku buat saat TPB Matematika. Jadi aku gak konsen ndengerin Bang Dosen saat menjelaskan. Aku malah ngoding based on paper dan alhamdulillah bisa dicompile. He3.. Kebetulan aja.

Teman – teman pasti tahu game tebak kata kan?! Gini, user menginputkan kata, kemudian, user lain menebak kata itu. Nah, tebakan user harus dapat diketahui berapa prosentase kebenarannya.

Aku lagi capek ngetik nih, Aku copy paste aja yah dari DevC++ku.

#include “stdio.h”

#include “conio.h”

#include “stdlib.h”

#include “string.h”

main()

{ char kata[50];

printf(“Kata = “);

gets(kata);

int n=strlen(kata);

char tebak[n];

bool buka[n];

kata[n]=”;

system(“cls”);

do{

int benar=0;

for(int dewa_Jantan=0;dewa_Jantan<n;dewa_jantan++)

tebak[dewa_Jantan]=’01′;

printf(“Tebak = “);

gets(tebak);

for(int dewa_Jantan=0;dewa_Jantan

{if(tebak[dewa_Jantan]==kata[dewa_Jantan])

{buka[dewa_Jantan]=1;benar++;}

else

buka[dewa_Jantan]=0;

}

for(int dewa_Jantan=0;dewa_Jantan

{if(buka[dewa_Jantan]==1)

printf(“%c”,kata[dewa_Jantan]);

else

printf(“01″);}

printf(“\nBenar = %d dari %d”,benar,n);

printf(“\nketepatan = %.2f persen\n”,((float)benar/(float)n)*100);

}while(strcmp(kata,tebak)!=0);

printf(“\nSelamat Anda sukses!!”);

getch();

}

Semoga bisa bermanfaat yah.. he3.. Jangan mbacem lho.. Tugas aslinya gak semudah yang seperti ini kan.. he3..

Pembahasan Soal Shift No 2 Modul 3 PPT

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai bro.. Aku lagi baik hati nih.. he3.. Aku mau share sedikit ilmu tentang soal shift modul 3 PPT. Udah tahu soalnya? Begini:

SOAL

Buatlah suatu program konversi dari bilangan desimal ke bilangan basis sembarang! Program tersebut mempunyai keunggulan antara lain :
Dapat menampilkan hasil konversi ke basis yang diinputkan user,
Dapat mengetahui kode ASCII tiap digit pada basis yang telah dikonversikan,
Dapat menjumlahkan semua digit kode ASCIIpada basis yang telah dikonversikan,
dan Dapat membalik string hasil konversi.

NB:

Untuk menjadikan program ini lebih efektif, basis dibatasi dari 0 sampai 62.
Untuk merepresentasikan bilangan diatas 9, kita dapat menggunakan karakter A-Z dilanjutkan dengan a-z.
Kita DILARANG keras menggunakan perulangan iteratif (for,while,atau do-while)! Continue reading

Tutorial PT (3) – Percabangan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Teman – teman, setelah kita telaah struktur pemrograman C pada tutorial kemarin. Sekarang saatnya kita bahas tentang bagaimana pembagian algoritma dalam pemrograman C. Hal ini aku lakukan agar teman – teman langsung menyesuaikan pola pikir pada saat teman-teman menghadapi bentuk perulangan, percabangan, atau lainnya.

Percabangan

If (kondisi)perintah;

else perintah;

Bentuk pertama dari percabangan adalah if … else… adalah bentuk yang paling umum yang kita gunakan. Else di sini sifatnya tidak wajib ada. Jika suatu saat teman-teman menemukan bentuk seperti ini tetapi tidak ada else-nya, maka bisa disimpulkan bahwa perintah dalam cabang selanjutnya terletak setelah tanda titik koma perintah pada cabang pertama atau dapat juga berarti bahwa tidak ada perintah lainnya jika kita tidak memenuhi kondisi if-nya.

Pada bentuk ini kita juga dapat membuat percabangan lebih dari 2 cabang. Hal itu dapat kita gunakan dengan menambahkan else if(kondisi) setelah titik koma pada perintah sebelumnya. Hal ini dapat kita ulangi sebanyak percabangan yang akan kita buat.

Jika kita membuat percabangan banyak dengan menggunakan if else, maka percabangan yang kita buat bersifat bersusun seperti gambar di samping. Jadi, kondisi yang diamksdkan oleh else – if yang lebih bawah akan disaring dulu oleh kondisi – kondisi yang atasnya. Apabila kondisi if atau else – if sebelumnya dapat memenuhi, maka program akan menjalan perintah sebelumnya


Switch (variable)

{ case cabang 1 : perintah1; break;

case cabang 2 : perintah2; break;

default : perintah3; break; }

Percabangan dengan meggunakan switch atau yang lebih dikenal dengan switch case adalah percabangan yang tidak bersusun. Arti tidak bersusun di sini adalah program tidak mengecek kondisi – kondisi sebelumnya, sehingga langsung menuju kepada kondisi yang memenuhinya.

Pada akhir perintah kita harus menambahkan fungsi break;. Hal ini dimaksudkan agar percabangan tidak berulang dan setelah perintah pada cabang yang dimaksud tereksekusi, program langsung keluar dari siwtch case.

Jika di dalam percabagan if – else, kita menggunakan else jika semua kondisi tidak dapat terpenuhi, pada percabangan switch case, kita menggunakan kata “default” jika tidak ada dari case – case yang kita sediakan yang dapat dipenuhi.

Penjelasan yang lebih rinci mengenai pencabangan akan kita bahas saat bab percabangan. Pada post kali ini saya hanya menyampaikan segelincirnya saja