Tutorial PT (2) – Pengenalan Pemrograman C

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sebelum saya mulai tutorial kedua ini, mohon teman-teman dengan sabar mempelajari tutorial sebelumnya mengenai Pengenalan Bahasa Pemrograman.

Telah di bahas pada bab sebelumnya bahwa untuk berinteraksi atau memberi perintah kepada komputer, kita harus menguasai bahasanya terlebih dahulu. Sebenarnya semenjak lahirnya bahasa pemrograman pertama kali, terdapat beratus-ratus macam bahasa pemrograman serta pengembangannya. Nah, oleh karena keterbatasan ilmu saya, maka dengan permintaan maaf sebesar-besarnya, saya hanya bisa memberi sedikit pengenalan tentang bahasa C.

Saya sendiri belum seberapa paham akan sejarah bahasa C. Jika teman-teman menginginkan penjelasan yang jauh lebih jelas, teman-teman bisa search di Wikipedia. Mungkin sedikit kutipan penjelasan dari Ms. Encarta ini bisa membantu teman-teman

C (computer), in computer science, a programming language developed by Dennis Ritchie at Bell Laboratories in 1972; so named because its immediate predecessor was the B programming language. Although C is considered by many to be more a machine-independent assembly language than a high-level language, its close association with the UNIX operating system, its enormous popularity, and its standardization by the American National Standards Institute (ANSI) have made it perhaps the closest thing to a standard programming language in the microcomputer/workstation marketplace. C is a compiled language that contains a small set of built-in functions that are machine dependent. The rest of the C functions are machine independent and are contained in libraries that can be accessed from C programs. C programs are composed of one or more functions defined by the programmer; thus C is a structured programming language. See also C++; Computer; Library; UNIX.

Struktur Program C

Untuk dapat memahami bagaimana suatu program ditulis, maka struktur dari program harus dimengerti terlebih dahulu. Tiap bahasa komputer mempunyai struktur program yang berbeda. Jika struktur dari program tidak diketahui, maka akan sulit bagi pemula untuk memulai menulis suatu program dengan bahasa yang bersangkutan.

Struktur dari program C terdiri dari koleksi satu / lebih fungsi-fungsi. Fungsi pertama yang harus ada di program C sudah ditentukan namanya, yaitu bernama main(). Suatu fungsi didalam program C dibuka dengan kurung kurawal buka ({) dan ditutup dengan kurung kurawal tutup (}). Diantara kurung kurawal dapat dituliskan statemen-statemen program C dan pada setiap statemen diakhiri dengan tanda titik koma (;). Berikut adalah struktur dari program C :


Bahasa C dikatakan sebagai bahasa pemrograman terstruktur, karena strukturnya menggunakan fungsi-fungsi sebagai program-program bagian (subroutine). Fungsi-fungsi selain fungsi utama merupakan program-program bagian. Fungsi-fungsi ini dapat ditulis setelah fungsi utama atau diletakkan pada file pustaka dan akan dipakai di suatu program, maka nama judulnya (header file) harus dilibatkan di dalam program yang menggunakan preprocessor directive #include.

Header file merupakan file yang berisi dengan prototype (judul, nama, sintak) dari sekumpulan fungsi- fungsi pustaka tertentu. Jadi file ini hanya berisi dengan prototype dari fungsi- fungsi pustaka, sedangkan fungsi-fungsi pustakanya sendiri disimpan dalam file pustaka (library file dengan nama extension file-nya adalah .LIB) Misalnya prototype dari fungsi- fungsi pustaka printf() dan scanf() terdapat di file stdio.h, sehingga jika fungsi-fungsi ini digunakan di program, maka nama file judulnya harus dilibatkan dengan menggunakan preposcessor #include. File judul stdio.h berisi prototype fungsifungsi pustaka untuk operasi input dan output standar. Ada dua cara melibatkan file judul disuatu program C, yaitu :

#include<stdio.h>
atau
#include”stdio.h”

File judul selain berisi dengan prototype dari fungsi-fungsi pustaka, juga umumnya berisi dengan konstanta-konstanta terdefinisi dan makro-makro. Misalnya nama konstanta terdefinisi M_PI telah didefinisikan di file judul math.h oleh Turbo-C. Selanjutnya untuk menggunakan nilai phi, nama konstanta M_PI dapat digunakan yang telah berisi dengan nilai konstanta 3.14159265358979323846.

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s