Informatika Berwirausaha? Kenapa Tidak?

Tulisan ini terinspirasi dari gerakan kewirausahaan yang digembor – gemborkan oleh ITS dengan sedikit penyesuaian bidang keahlian Teknik Informatika.

Nampaknya Institut Teknologi Sepuluh Nopember sangat serius dalam melakukan usaha peningkatan kewirausahaan mahasiswanya. Hal itu tercermin dalam banyak hal. Pertama adalah dengan diadakannya sebuah mata kuliah wajib, Pengantar Technopreneurship, di setiap jurusan. Lomba – lomba kewirausahaan atau business plan juga semakin marak. Hal ini menandakan bahwa Entrepreneurship merupakan hal yang benar – benar digembor – gemborkan.

Atmosfer yang sama saya rasakan pada jurusan Teknik Informatika ITS. Bu Umy Laili Yuhana, dosen TKK bidang Kewirausahaan FTIf, mengobrak – obrak kewirausahaan mahasiswa Teknik Informatika ITS. HMTC pada hal ini berperan sebagai penggerak mahasiswa.

Gerakan kewirausahaan Teknik Informatika berawal dengan diadakannya pertemuan silaturahmi antara dosen pembimbing kewirausahaan dengan para pengurus HMTC, khususnya departemen KMB. Pada pertemuan tersebut, terjadi pertukaran informasi dari dua belah pihak, HMTC dan dosen pembimbing kewirausahaan. HMTC menjabarkan seluruh program kerja yang terletak di ranah kewirausahaan, sedangkan bapak ibu dosen TKK kewirausahaan memberi penjelasan mengenai rencana strategis selanjutnya yang harus direalisasikan. Pada forum itu kami berdiskusi cara agar bisa menarik minat mahasiswa TC (Teknik Informtika) untuk berwirausaha, tentunya di bidang Teknologi Informasi.

Salah satu putusan yang didapat pada forum silaturahmi antara dosen pembimbing kewirausahaan dan pengurus HMTC adalah dibentuknya tim atau kelompok kewirausahaan TC. Kelompok tersebut selanjutnya akan mengadakan beberapa seminar atau acara yang berkaitan dengan bidang kewirausahaan. Sampai hari ini, terdapat dua buah seminar kewirausahaan yang sudah ditangani kelompok tersebut, pastinya juga bekerja sama dengan departemen KMB HMTC.

Mahasiswa Teknik Informatika Berwirausaha di bidang IT??

Ya, syarat mutlak agar bisa bergabung dengan kelompok kewirausahaan TC adalah memiliki ide atau sedang mengembangkan usaha dalam bidang IT. Lantas, jika terlanjur memiliki usaha di bidang non-IT bagaimana? Setidaknya menggunakan IT dalam segi pemasarannya saja sudah cukup.

Sebenarnya jika kita telaah lebih dalam, banyak sekali peluang untuk berwirausaha dalam bidang IT. Hampir seluruh aspek di masyarakat membutuhkan IT untuk menunjang bisnis utama aspek tersebut. Hampir tiap instansi baik swasta atau kepemerintahan menggunakan IT dalam menangani proses registrasi, transaksi, atau pencatatannya. Dengan demikian masih sangat banyak peluang untuk berwirausaha dalam bidang IT.

Software House merupakan bentuk wirausaha kongkret yang dilakukan di bidang IT. Software House sendiri merupakan perusahaan yang menyediakan jasa dalam bentuk solusi IT kepada perusahaan atau instansi lainnya. Software House tidak hanya memproduksi sebuah perangkat lunak IT tetapi juga bisa berupa jasa konsultasi IT, jasa audit IT, dan semacamnya.

Pada masa mahasiswa, kiranya agak sulit untuk mendirikan software house pribadi. Lantas, apa yang bisa diwirausahakan oleh mahasiwa dengan disiplin ilmu di bidang IT? Jawabannya adalah pengerjaan proyek IT. Untuk level mahasiswa, hal ini merupakan bentuk usaha mandiri yang paling mungkin dilakukan. Kita bertindak sebagai orang ketiga yang menangani proyek IT pesanan dari perusahaan – perusahaan client. Secara tidak langsung itu sudah disebut entrepreneur, tepatnya digital-entrepreneur.

Bagi pecinta game-development pun bisa melakukan sebuah gerakan digital-entrepreneurship. salah satunya adalah dengan menjual game di internet. Sudah banyak cerita yang mengkisahkan mahasiswa kaya mendadak karena game yang dibuatnya laku keras di Internet. Game tersebut bisa berupa game yang berbasis Adobe Flash atau Silverlight.

Faktanya jika mumpuni, menciptakan atau mencari peluang untuk berwirausaha di bidang IT bukan merupakan hal yang sulit. Tetapi, lagi – lagi kita membutuhkan sesuatu yang namanya kepekaan. Kepekaan dalam melihat solusi dari sebuah masalah. Kepekaan melihat peluang bisnis. Kepekaan melihat pangsa pasar yang cocok. Dan kepekaan – kepekaan yang lainnya.

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s