YLI : Jutaan Inspirasi Lagi !!

Inspirasi, itulah kata yang tidak bisa terpisah dari hidup kita. Memang, hakikatnya, hidup kita adalah perjalan panjang yang idealnya selalu kita gunakan untuk memperbaiki diri. Inspirasi merupakan bahan bagar bagi diri kita untuk memperbaiki diri,

Rahadian Dustrial Dewandono

Begitu juga saat saya mengikuti Forum pertama Young Leader for Indonesia wave 4. Meski terkesan sedikit lebih ekslusif daripada forum nasional yang pernah saya ikuti, YLI memberi kesan yang begitu mendalam bagi saya. Selain dari pembicara dan peserta – pesertanya yang benar – benar outstanding dan inspiring, YLI memiliki fokus materi yang berbeda : yakni tentang Problem Solving. Hal ini belum pernah saya dapat di training pengembangan diri atau seminar nasional manapun.

“Silakan ganti baju, Foto resmi, Masuk dan taruh tas di ruangan sebelah kiri.” begitulah kak Tirza, panitia YLI memberi arahan peserta dari Surabaya dan Jogja yang pada saat itu terlambat memasuki ruangan. Ya, kami terlambat hampir 1 jam, yang seharusnya masuk pukul 8 pagi, oleh karena kemacetan dan variabel lain, kami datang pukul 9 pagi. Untung pada saat kami masuk, masih pada acara pembukaan.

Kami dibagikan buku modul dan satu buku angkatan. Hmm, lihat – lihat ah. Wow, How amazed I was !! Dari biografi singkatnya, ternyata rekan – rekan satu angkatanku di YLI benar – benar luar biasa. Prestasi, karya, kebermanfaatan, yang tertera di biografinya benar – benar menjadikannya pantas menjadi bagian dari 60 pemuda (dari 700-an pendaftar) terbaik bangsa.

“Well, guys now we are going to make some regulations about what we are supposed to and not supposed to do while the class is running”. Begitulah MC memandu pascaacara pembukaan forum. Ternyata mostly menggunakan bahasa Inggris ya di dalam forum. Para peserta pun antusias dengan kefasihan bahasa inggrisnya. Hadeh, semoga tidak menjadi beban bagi para peserta yang kurang “berlidah inggris” ini Smile

Memang selama forum, bahasa yang digunakan campur aduk. Ada pembicara yang menggunakan 100% bahasa Inggris, ada yang campuran, ada yang menggunkan bahasa Indonesia murni. Para peserta pun juga beragam dalam menyampaikan pertanyaannya. Yang terlalu faseh berbahasa inggris pasti lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia. Tidak demikian pada yang faseh. Mereka menyampaikan uneg – uneg dan pertanyaan mereka dalam bahasa inggris dengan begitu menakjubkan.

Pembicaranya benar – benar menggerakkan hati. Bu Tri Mumpuni dengan materi teknologi aplikatifnya, Pak Kuntoro dengan karya merekonstruksi kembali Aceh-nya, dan Pak Pahala Mansuri dengan strategi kepemimpinannya di bank Mandiri. Mereka memberi kami wawasan ke-Indonesiaan yang lebih komprehensif.

Inspirasi yang saya dapat dari mereka berbeda – beda. Dari ibu mumpuni, saya belajar mengenai ketegaran dan kesabaran untuk mendedikasikan diri kepada masyarakat. Dari pak Kuntoro, saya belajar pemikiran – pemikiran segar dalam pembaharuan Indonesia. Dari pak Pahala, saya belajar strategi untuk menjadi pemimpin yang sukses.

Di samping pembicara cadas itu, para business analyst juga mengisi sesi pelatihan problem solving. Kami dibagikan beberapa template pekerjaan yang harus kami isi. Ya, intinya kami diajarkan bagaimana cara merumuskan suatu permasalahan dengan sangat terstruktur. Membantu memang, namun saya nampaknya butuh sedikit adaptasi dengan cara berpikir seperti ini.

Yang tidak kalah menariknya adalah sesi makan malam. Hmm. Kalo perihal menu mah jangan tanya. Sebagai anak asrama atau kost – kostan pastinya pada ngiler semua melihat menu yang dihidangkan. Yang spesial tidak hanya pada makanannya kok, pada sesi dinner terdapat sesi curhat. Di masing – masing meja, kita menceritakan bagian dari kehidupan kita yang benar – benar dapat memberi inspirasi bagi sesama. Saat itu saya menceritakan saat saya menghadapi dilema besar antara terus meraih mimpi besar atau berkorban sedikit demi kebermanfaatan.

Ternyata di YLI ada beberapa anak alumni Forum Indonesia Muda. As usual, tiap ada anak FIM di forum nasional, pasti ada yang namanya permainan warewolf. Saya bersama teman – teman melanjutkan sampai pukul 23.00 dengan bermain warewolf. Ya sih, permainan ini benar – benar bisa meningkatkan kemampuan berargumen dan bersandiwara kita Smile

Keesokan harinya, forum dilanjutkan dengan pembuatan problem solving pada Personal Leadership Project (PLP) kami masing2, Saya memilih Gerakan Indonesia Bersinar sebagai PLP saya. Saya sengaja memanfaatkan ilmu yang saya dapat di YLI untuk mendongkrak kebermanfaatan gerakan yang saya inisiasi ini. Gerakan Indonesia Bersinar merupakan gerakan bersama satu KM ITS yang bertujuan untuk meningkatkan optimisme masyarakat Indonesia dalam berkarya untuk bangsa.

Semoga keikutsertaan saya di Forum ini tidak hanya berdampak baik pada diri saya saja. Semoga saya bisa membagikan ilmu dan inspirasi ini kepada rekan – rekan saya lainnya. What an unforgettable moment !! Impatiently, I’m waiting for the second forum.

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s