Hakikat Kesuksesan Hidup

oleh : P. Abdul Kadir, Ketua Yayasan Dana Sosial Al Fallah Surabaya

clip_image002Sukses hakikatnya merupakan sebuah kondisi di mana kita berhasil menggapai capaian dan keinginan kita. Banyak tolok ukur kesuksesan yang bias kita gunakan untuk pedoman. Salah tidaknya kita dalam memaknai arti sukses bias ditentukan dari salah tidaknya variabel apa saja yang kita jadikan tolok ukur kesuksesan kita. Jika kita salah dalam memilih variabel tolok ukur kesuksesan, bias jadi hal – hal yang kita kejar merupakan kesia – siaan belaka.

Hakikatnya kesuksesan yang seharusnya kita capai adalah Ridho dari Allah SWT melalui berbagai cara untuk mencapainya. Hanyalah amalan dan kebermanfaatan yang merupakan tolok ukur kesuksesan kita. Akan menjadi salah jika kita hanya menetapkan tolok ukur kekayaan, jabatan, pangkat, prestasi, dan sebagainya sebagai tolok ukur kesuksesan kita. Bisa jadi, kita akan mengejar sesuatu yang bersifat duniawi saja jika kita salah menetapkan tolok ukur seperti itu.

Pemimpin Wajib Membawa Pengikutnya menuju Kesuksesan

Hakikatnya masing – masing dari diri kita merupakan seorang pemimpin. Kita, khususnya para lelaki, kelak akan menjadi pemimpin keluarga. Pun bagi semuanya, kelak akan menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri.

Oleh karena kita merupakan pemimpin, maka kita wajib menjadikan apa yang kita pimpin sukses meraih tujuan. Setidaknya, menjadikan pribadi yang kita pimpin meraih kesuksesan. Untuk itu, bisa ditafsirkan bahwasanya meraih kesuksesan merupakan kewajiban bagi kita sebagai pemimpin.

Pakailah Kendaraan yang Tepat

Saat seorang pendekar berpetualang menuju desa tujuan, akan sangat mudah bagi dia jika memiliki kuda yang tangguh untuk ditumpanginya. Begitu juga perjuangan kita menuju kesuksesan, butuh suatu kendaraan untuk mempercepat dan mempermulus langkah kita dalam pencapaiannya.

Dalam perjuangan untuk meraih kesuksesan, kendaraan yang dimaksud adalah harta, tahta, amanah, jabatan, kekuasaan, prestasi, dan hal – hal yang berupa duniawi lainnya. Kendaraan itu merupakan mimpi – mimpi kecil sebagai anak tangga kita dalam meraih kesuksesan yang hakiki.

Hal ini yang bagi sebagian besar dari kita salah kaprah dalam mengartikannya. Kita terbiasa dengan sebuah status kebanggaan duniawi. Oleh karena itu, secara refleks, jika kita ditanya apa arti kesuksesan bagi kita, maka kita menjawab, sukses itu jika saya berhasil menjadi Mahasiswa Berprestasi 1 Nasional, jika saya bisa menjadi Menteri Komunikasi dan Informasi RI, jika saya bisa bla, bla, bla.. Padahal hal itu bukan merupakan tujuan akhir dalam perjuangan kita. Masih ada tujuan yang lebih besar yang perlu kita tuju. Jangan puas dan berhenti di kota persinggahan.

Untuk meraih tujuan hakiki dengan mudah, kita memerlukan kendaraan sebagai tunggangan kita dalam mencapainya. Semakin mantap tunggangan kita, semakin mudah dan cepat kita dalam mencapai tujuan akhir.

Motivasikan Kesuksesan Dunia kita untuk Akhirat

Ekstrem, Konservatif, terlalu ke kanan, apa lagi? Itulah istilah yang bisa menggambarkan jika ada perintah untuk mengutamakan kesuksesan akhirat daripada kesuksesan dunia.

Bekerjalah untuk duniamu seakan – akan kamu hidup selamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan – akan kamu mati esok.
(Hadits Riwayat Turmudzi)

Hati – hati dalam memaknai hadist ini. Bisa jadi kita menganggap bahwasanya antara kehidupan dunia dan akhirat merupakan hal yang terpisah. Wah, bisa jadi pemikir sekuler kita. Dunia kita merupakan tempat singgah sementara. Tujuan akhir yang bersifat kekal tidak lain adalah akhirat kita.

Dengan demikian, maksud hadits itu adalah kita diwajibkan untuk bekerja semaksimal mungkin agar dunia kita tercukupi dan kita memiliki kendaraan untuk memenuhi modal kehidupan akhirat kita. Contohnya banyak, misal : Bekerja sebaik – baiknya dalam kantor agar bisa cepat naik gaji dengan motivasi agar lebih banyak bersedekah kepada yang membutuhkan.

Semoga motivasi kita dalam beribadah di dunia ini tidak bengkok. Semoga kita benar dalam memaknai arti kesuksesan yang kita tuju. Semoga kita mampu meraih kendaraan – kendaraan yang tangguh agar perjalanan pencapaian kesuksesan kita cepat dan mudah. Amin

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s