Menuju Siap Finansial 2013 (part 2)

Siap finansial adalah kondisi diri yang mampu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Sebelum menikah, hendaknya kita menyiapkan diri pada beberapa aspek: spiritual, emosional, intelektual, dan finansial. Keempat kesiapan perlu kita capai agar pernikahan kita akan menjadi suatu keberkahan, bukan malah masalah karena ketidaksiapan kita. Ketidaksiapan bukan merupakan alasan untuk menunda pernikahan. Ketidaksiapan harus disikapi secara bijak dengan rencana yang matang mengenai penyiapan diri.

Pada pos kali ini, izinkan saya melanjutkan pos mengenai Strategi Menuju Siap Finansial sebelumnya. Pada pos sebelumnya saya me-reng-reng kebutuhan finansial apa saja yang mungkin saya hadapi. Sementara pada pos ini saya akan berbagi rencana saya dalam memenuhi segelintir kebutuhan finansial tersebut. Agaknya sulit karena posisi saya tidak memungkinkan untuk bekerja secara full-time. Oleh karena itu, alternatif-alternatif pemasukan yang lain harus direncakan dengan matang.

Saya semakin yakin dengan kata-kata bijak yang mengatakan “Keseriusan adalah jalan awal dari Keberhasilan”. Jika serius untuk mencari rezeki finansial, insyaAllah jalan-jalan diturunkannya rezeki akan dimudahkan oleh Allah. Itu yang benar-benar saya alami. Banyak peluang rezeki yang saya dapat secara tidak terduga-duga.Selain itu, saya semakin yakin bahwa silaturahmi adalah kiat sukses dalam menurunkan rezeki dari langit. Berkat kenalan saya atau teman saya, saya mendapat banyak kesempatan untuk mengais rupiah. Alhamdulillah..

Hal tersebut berawal setelah saya menyelesaikan fase kegalauan psikis saya karena belum menentukan pilihan. Setelah psikis agak stabil, saya meniatkan diri untuk mencari penghasilan. Awalnya rencana saya masih sempit, kalau tidak kerja sambilan di perusahaan software kecil-kecilan, ya saya berwirausaha membuat proyek perangkat lunak sendiri. Seiring berjalannya waktu, tawaran demi tawaran, peluang demi peluang saya terima. Dan itu di luar dari apa yang dulu pernah saya rencanakan.

Saat ini saya mengais rezeki dengan bekerja secara part-time sebagai guru SD pada proyek pengajaran Metode Matematika Ogo milik JICA. Selain itu, saya juga masih menerima proyek-proyek perangkat lunak dalam bentuk pembuatan web, program komputer, ataupun video profile. Kemarin juga alhamdulillah dapat tawaran menjadi tutor di Sang Juara School. Meski masih serabutan, insyaAllah ini bisa menjadikan alternatif pemasukan bagi saya.

Mengajar di SD

Menjadi guru SD? Pasti sebagian besar orang akan memandang sebelah mata. Bahkan ada junior yang kaget dan tanya kepada saya, ngapain lulusan Teknik Informatika ITS dengan IPK yang gak jelek-jelek amat ngajar di SD mas. Hehe, ya itulah mereka yang memandang pekerjaan hanya dari sisi prestisnya. Bagi saya jadi guru itu mulia. Apalagi guru SD, wah begitu menyenangkan.

Alhamdulillah kerja part-time yang saya geluti ini bukan sebagai guru biasa. Bayangkan, untuk menjadi guru SD ini, saya harus lolos wawancara dengan menggunakan Bahasa Inggris di hotel Sheraton Surabaya. Yang mewawancarai saya merupakan salah satu ilmuwan JICA secara langsung. So, apakah pekerjaan ini masih dianggap remeh? hehe.

Ya, saya terlibat dalam proyek penelitian JICA sebagai instruktur dalam pengajaran salah satu metode barunya. Namanya Ogo’s Method. Metode kalkulasi yang menggabungkan kemampuan mengingat, menvisualisasikan, dan menghitung. Metode ini sudah terbukti di Jepang dapat meningkatkan kemampuan dasar matematika siswa SD. Rencananya metode ini diujicobakan pada siswa-siswa SD di Indonesia. Surabaya menjadi lokasi pilot project-nya.

Oleh karena ini perusahaan asing, alhamdulillah penghasilan yang kami terima juga hampir setara dengan pekerja part-time internasional. Bayangkan saja, untuk setiap 30-menit mengajar saja, kami mendapatkan upah sebesar Rp 50.000. Karena masih awal-awal, saya mendapat 5 kelas di tiap minggunya. InsyaAllah nanti bisa tambah jam. Saya mengajar tiap hari senin dan jumat saja. Untuk datang menhadiri rapat, dinilai Rp. 25.000 perjam-nya. Untuk ukuran kerja part-time sebagai tutor, hal ini lumayan banget kan. Setidaknya, pemasukan dari jalur ini dapat menjadi pengaman kebutuhan bulanan.

Proyek ini diselenggarakan sampai bulan Juli 2013. Itu artinya, pada bulan Juli 2013 sebelum saya menjemput jodoh, saya bisa mengantongi 10x penghasilan bulanan saya. All praise to Allah :)

Proyek Perangkat Lunak + Tutor Sang Juara

Beruntung saya kulaih di Teknik Informatika. Proyek TI itu hanya bermodalkan ilmu dan lisensi perangkat lunak pengembang. Tidak butuh modal besar-besar namun pemasukannya cukup lumayan.

Ya, pemasukan dari pembuatan proyek perangkat lunak cukup besar, namun sayangnya tidak bisa diprediksi dan dipastikan untuk dapat di tiap bulannya. Proyek perangkat lunak yang saya garap biasanya berupa pembuatan web site, program komputer, dan video profile.

Berkat silaturahmi juga, kemarin saya dapat proyek pembuatan video profile dari kawan Universitas Airlangga dan kawan Teknik Industri. Saya tidak terlalu muluk dalam menetapkan harga pembuatan video profile. Cukup 550-800rb saja pervideo. Tergantung dari tingkat kerumitannya.

Pun berkat silaturahmi, saya juga dipercaya untuk membangun web site dari Ferdiansyah Coorporation. Mulai dari sahamsedekah.com, sangjuaraschool.com, dan cakferdi.com. Sebenarnya kalau yang satu ini, saya ada motivasi selain mengais rezeki. Saya ingin belajar langsung dengan salah satu wirausahawan sukses di ITS, mas Achmad Ferdiansyah.

Dari situ saya juga dipercaya untuk membangun Sistem Informasi Akademis Sang Juara School dan menjadi tutor Sang Juara mengenai teknik pembangunan web site. Alhamdulillah, rezeki Allah itu memang sangat luas.

Rencana ke depan, sebelum saya melanjutkan studi S3 di Jerman, saya akan mengembangkan usaha saya ini. Setelah ini saya akan menembak mahasiswa-mahasiswa jurusan lain yang membutuhkan software bagi tugas akhir mereka. Banyak, Teknik Industri, Teknik Perkapalan, Teknik Elektro, mereka butuh software untuk mensimulasikan hal-hal khusus yang mereka pelajari. Semoga bisa mendapat banyak pemasukan.

Beasiswa S1 Masih Cair

Begitu beruntungnya saya mendapatkan beasiswa S1 Semen Gresik Peduli Pendidikan. Tidak diduga, setelah saya lulus ini, kabarnya beasiswa tersebut masih saya terima satu kali. Pihak ITS sudah memberitahu pihak Semen Gresik bahwa beberapa penerima beasiswa ini sudah lulus. Pihak Semen Gresik berpendapat bahwa ini masih hak bagi penerima beasiswa. Wah,, baik banget perusahaan itu :)

Hal ini saya anggap bonus, karena memang saya tidak mengeluarkan keringat sedikitpun, kecuali hanya mengurusi administrasi. Bonus yang cukup besar. Rp 5,5 juta. Hehe, terima kasih banyak Semen Gresik. Dikau memang benar-benar peduli pendidikan, ya pendidikan magister :D

. . .

Selain jalur pemasukan di atas, saya juga merencanakan untuk mencari pendapatan alternatif meski saya sudah terbang ke jerman kelak. Alhamdulillah kemarin berkesempatan menanamkan modal dalam rangka membantu perusahaan teman. InsyaAllah ke depan saya berniat menulis buku, meski hasilnya tidak seberapa, at least bisa membantu pemasukan dan sifatnya pendapatan secara pasif. Semoga beberapa bulan ke depan saya mendapat banyak alternatif untuk meraih kesiapan secara finansial.

Saya sudah memberhentikan subsidi dari orang tua. Saya harus dapat mandiri secara finansial. Menghidupi diri sendiri saja belum bisa gitu mau menghidupi anak orang? Malu dong?! InsyaAllah, dengan mencari uang sendiri ini, saya lebih menghargai pengeluaran demi pengeluaran. Saya bisa berlatih hidup hemat dari sini sebelum hidup hemat di negeri orang tahun depan.

Hal yang saya yakini adalah bahwa rezeki tiap orang itu sudah ditetapkan oleh Allah. Allah sudah menyiapkannya di langit. Kita harus bisa menurunkannya. Nah, yang jadi masalah adalah kita sengaja membuat penghalang dari turunnya rezeki Allah. Penghalang-penghalang itu adalah 4M: Malas, Menunda-nunda, Minder, dan Maksiat. So, kita harus mengikis 4M tersebut agar rezeki di langit dapat kita turunkan. Semoga kesiapan finansial 2013 tidak sebatas wacana dan rencana. Amin ya Rob :)

. . . Tulisan ini akan saya sambung sewaktu-waktu jika dirasa perlu . . .

NB :

Tujuan saya mengepos ini adalah untuk memotivasi diri sendiri agar lebih bersemangat mencapai target. Selain itu, saya ingin berbagi pengalaman dan rencana dengan harapan bisa membantu rekan-rekan yang mengalami kegalauan yang sejenis. InsyaAllah postingan saya jauh dari rasa membangga-banggakan diri ataupun riya’. Jadi, mohon dengan sangat doa dari rekan-rekan sekalian agar Allah memudahkan kita semua. Amin

One thought on “Menuju Siap Finansial 2013 (part 2)

  1. kalau boleh tau, kira2 sudah ada blm buku yang membahas tentang ogo’s method? thanks

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s