Mengenai Visualisasi Mimpi

imageTahukah engkau kawanku, salah satu kenikmatan yang luar biasa adalah kesempatan untuk berbagi. Dengan berbagi, kita akan merasa bahwa kita dikaruniai suatu kelebihan oleh Allah. Dengan berbagi, kita memperoleh kenikmatan melihat mimik gembira dari orang yang kita beri. Dengan berbagi, kita akan termotivasi untuk mengembangkan kapasitas diri agar dapat berbagi yang lebih. Dan masih banyak hikmah-hikmah berbagi lainnya.

Alhamdulillah, saya beberapa kali mendapat kepercayaan dan kesempatan untuk berbagi. Saya kerap diundang beberapa organisasi kampus baik di ITS ataupun di UA untuk berbagi ilmu, pemikiran, dan pengalaman. Salah satu materi yang kerap saya bawakan adalah mengenai visualisasi mimpi. Berikut saya bagi meteri terkait hal itu.

 

Bermimpi adalah memikirkan keingingan-keinginan yang akan kita capai selama hidup di dunia ini. Beda dengan mimpi saat kita sedang tidur lho. Bermimpi di sini bukan merupakan imajinasi irasional belaka, namun didasari dari niatan yang tulus untuk menjadi insan yang mulia di dunia. Oia, mumpung mimpi itu gratis, tidak ada salahnya jika kita bermimpi setinggi-tingginya.

Kenapa harus bermimpi? Bermimpi merupakan langkah awal bagi kita untuk membuat hidup kita lebih terarah. Jika kita ibaratkan, kehidupan kita ini sangat kompleks bagai labirin. Bagaimana cara untuk mencari jalur dari titik start ke titik finish pada labirin? Ya dengan melihat petanya terlebih dahulu. Dengan demikian kita dapat menghindari jalan-jalan yang sesat dan langsung melewati jalan menuju titik finish.

Begitupun hidup kawan. Apakah kita mau hidup kita seperti Air? Secara hukum alam, air mengalir dari atas ke bawah karena pengaruh gaya gravitasi bumi. Sangat beruntung jika air mengalir menuju laut. Bagaimana jika mengalir menuju tempat pembuangan, bah, dan tempat-tempat kotor lainnya?! Bahaya bukan?! Oleh karena itu, hidup kita tidak bisa dibuat mengalir begitu saja. Harus dipetakan dan diarahkan.

Yes, we need a road map!! Karena hidup kita hanya satu kali, sayang sekali jika hidup ini tidak memiliki tujuan yang jelas. Jangan sampai keberadaan kita di dunia ini sia-sia. Membuat peta hidup merupakan salah satu cara agar hidup kita lebih terarah. Dengan demikian, kita akan merasa bahwasanya hidup kita lebih bermakna.

Mau apa kita 4 tahun ke depan? 10 tahun ke depan? 20 tahun ke depan? 50 tahun ke depan? Masih bingung kan?! Jika kita sudah membuat peta hidup, maka sangat mudah bagi kita untuk menjawabnya. Bahkan kita dapat memetakan satu bulan ke depan kita dapat berbuat apa dalam rangka meraih mimpi kita 10 tahun ke depan. Meski keputusan terakhir adalah pada tangan Yang kuasa, membuat peta hidup semacam ini merupakan usaha kita untuk menstrukturisasi langkah kita meraih mimpi.

Bagaimana caranya?

Kenali Potensi dan Minat Diri

Mengenali diri sendiri adalah hal yang wajib kita lakukan. Semakin dalam kita mengetahui kelebihan dan kekurangan kita serta peluang dan ancaman kita, semakin mudah pula kita mengembangkan diri kita guna meraih capaian-capaian kita. Kita dapat memperkuat sisi positif kita serta mengakali sisi negatif kita dengan memanfaatkan sisi-sisi positif kita. Dengan demikian kita akan mampu mengakselerasi diri dalam hal pencapain mimpi.

Kenali Relasi dan Potensi Relasi

Relasi merupakan sosok-sosok yang kita kenal. Potensi relasi merupakan sosok-sosok yang akan dapat kita kenal melalui relasi yang telah kita punya. Selama ini kita masih fokus pada relasi yang kita punya. Jarang dari kita untuk berpikir, sebenarnya kita sudah memiliki potensi relasi siapa saja.Semisal saya memiliki relasi yang dekat dengan keponakan Pak Menteri Tifatul Sembiring, maka secara otomatis saya memiliki potensi relasi dengan Pak Menteri melalui dia. Dengan mengetahui relasi dan potensi relasi yang kita miliki, kita akan mampu memetakan peluang kekuatan eksternal yang memberikan angin segar bagi kita untuk meraih mimpi.

Tentukan Tujuan Hidup

Setelah mengetahui kekuatan dan kelemahan diri serta telah memetakan dengan siapa saja relasi dan potensi relasi yang kita miliki, kita dapat memperjelas tujuan hidup kita. Apa tujuan hidup kita? Ada yang jawab, “Beribadah”. Ya beribadah yang seperti apa? Bingung kan?! Kembalikan lagi pada kekuatan internal dan eksternal yang kita miliki.

Saya misalnya. Oleh karena saya kuliah di Teknik Informatika ITS, saya juga tertarik di ranah perpolitikan dan media, saya ingin merubah Indonesia di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Itu merupakan salah satu tujuan hidup saya. Saya berharap adanya saya di dunia ini dapat memberi kontribusi signifikan dalam hal pengembangan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah membuat tujuan hidup yang jelas?

Evaluasi Tujuan Hidup

Ya ini penting. Terkadang salah dalam hal perumusan awal tentang tujuan hidup kita, perjuangan untuk meraih mimpi akan sia-sia. Ada beberapa pertanyaan untuk mengevaluasi tepat tidaknya tujuan hidup kita.

Seberapa besar manfaat yang saya berikan
Seberapa banyak masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya saya
Seberapa ikhlas saya berperan
Seberapa tenteram hati saya setelah berkontribusi
Seberapa luas inspirasi yang saya sebarkan
Seberapa dikenang saya kelak setelah ruh saya terpisah dengan jasad saya
Seberapa banyak masyarakat yang melayat saya ketika saya wafat

Beberapa pertanyaan di atas merupakan cara kita untuk mengorientasikan benar tidaknya tujuan hidup kita. Bagi saya, pertanyaan yang paling makjleb adalah yang terakhir. Seberapa banyak masyarakat yang melayat kita kelak. Semakin besar kebermanfaatan yang kita berikan dalam perjuangan kita mencapai tujuan hidup, semakin banyak pula yang menikmati kontribusi yang kita berikan.

. . .

Manusia merupakan makhluk yang paling galau. Semangat untuk meraih capaian begitu fluktuatif. Terkadang kita begitu menggebu-gebu dalam meraih mimpi kita, terkadang kita letoy dan bahkan ada yang menurunkan target-target capaian yang telah kita buat. So, bagaimana cara kita untuk menjadikan diri kita konsisten untuk meraih mimpi-mimpi kita? Let’s check it out!!

Tips#0: Visualisasikan Mimpi Kita

Salah satu contoh Video Visualisasi Mimpi

Semua mimpi berawal dari hal yang abstrak pada pikiran kita. Semakin abstrak sesuatu, semakin sulit untuk dijadikan konkret. Oleh karena itu, hal pertama yang kita lakukan adalah menjadikannya “sedikit” kokret dengan cara menvisualisasikannya. Banyak cara menvisualisasikan mimpi. Mulai dari menulis, membuat kliping dari koran-koran bekas, menggambar, bahkan dengan membuat video visualisasi mimpi.

Salah satu tips sederhana tapi berdampak yang mudah dilakukan adalah menempel gambar visualisasi mimpi di kamar kita. Usahakan titik lokasi kita menempel adalah titik pertama yang kita lihat setelah kita tersadar dari tidur kita. Pastikan hal yang pertama kali kita lihat setelah terbangun dari tidur adalah gambar visualisasi mimpi kita. Menurut riset di bidang psikologi, hal ini dapat memberikan aura positif kepada diri kita untuk bersemangat meraihnya pada hari itu. Jika ini dilakukan secara konsisten, maka hari-hari kita merupakan hari-hari pencicilan dalam hal pencapaian mimpi kita.

Tips#1: Meraih Kepantasan Diri

Kita semua pasti percaya bahwa Allah Maha Adil dan Bijaksana. Dia tidak pernah salah untuk menurunkan rezekinya. Dia tidak mungkin memberikan sesuatu kepada hamba-Nya yang tidak pantas untuk meraihnya. Begitu juga dengan mimpi dan capaian kita. Jika kita tidak pantas, tidak mungkin Allah menurunkannya.

Bermimpi akan sia-sia jika kita tidak membarenginya dengan pemantasan diri untuk meraih mimpi tersebut. Untuk itu wajib bagi diri kita untuk meningkatkan kapasitas diri sesuai proyeksi mimpi kita.

Dalam konteks ini, saya teringat tips yang diberikan oleh Pak Arief Munandar adalah 3P. Proyeksi, Proteksi, dan Prestasi. Berawal dari kita memproyeksikan mimpi kita, kita akan mampu fokus dengan memproteksi diri kita dari hal-hal yang tidak berkaitan dengan mimpi kita. Akhirnya, prestasi perolehan mimpi pun dapat kita peroleh.

Tips#2: Bersahabat dengan Orang-Orang Hebat

Apa yang kita lakukan saat kita mengalami futurisasi semangat dalam menggapai mimpi? Mengurung diri di kamar, mencari hiburan sebanyak mungkin, atau bahkan menyalahkan keadaan? Astagfirullah. Hal-hal tersebut sangat jauh dari cara untuk mendekatkan kita kepada mimpi kita.

Mau tahu cara yang paling efektif untuk menyemangati diri kita? Caranya adalah dengan berkumpul dengan orang-orang hebat yang memiliki visi yang sama dengan kita. Jangan ragu-ragu untuk berbagi proyeksi mimpi kita ke depan dalam komunitas yang berkualitas tersebut. Orang-orang seperti itu adalah tipikal sahabat yang mengingatkan dan menguatkan di saat kita sedang tidak bersemangat meraih mimpi kita.

Seorang pencapai mimpi dapat diibaratkan dengan pemain sirkus yang melompat-lompat di matras raksasa. Ibaratnya, mimpi kita adalah benda yang berada di ketinggian. Pemain itu berusaha untuk meraihnya dengan melompat setinggi-tingginya. Jika dia gagal, maka dia akan turun ke matras dan kemudian melompat dengan lebih tinggi. Itu dikarenakan kualitas matras sebagai sarana untuk melompat. Bagaimana jika tidak tersedia matras? Pasti pemain tersebut jatuh dan tidak bisa melompat lagi.

Bergaul dengan komunitas orang hebat merupakan cara kita menyiapkan matras terbaik. Saat kita terjatuh dalam usaha melompat kita menggapai mimpi, maka kita akan dipantulkan kembali oleh matras, yang dalam hal ini adalah sahabat-sahabat kita yang berkualitas. Mereka akan memberi cambuk bagi kita untuk lebih gigih dalam meraih mimpi kita.

Tips#3: Syukuri Kemenangan-Kemenangan Kecil

Hal yang paling kita sepelekan adalah bersyukur. Kita kerap kali lupa menyukuri pencapaian-pencapain kecil dalam hidup kita. Padahal, jika kita berkeinginan untuk meraih capaian yang besar, maka wajib bagi kita untuk meraih capaian-capain yang kecil. Bukankah saat kita pergi ke Jarkata dari Surabaya, kita akan melewati Lamongan, Semarang, Cirebon, dan Bekasi ?! Bukankah jika kita ingin memasuki SMA, maka kita harus lulus SD dan SMP terlebih dahulu?!

Tips#4: Lakukan Evaluasi Pencapaian Mimpi secara Berkala

Terkadang kita baru merasa bahwa ada yang salah dalam hal pencapaian mimpi kita. Entah itu terkait motivasi yang mendasarinya, cara perolehannya, ataupun hal-hal yang ingin kita capai. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk mengevaluasi segala hal yang berkaitan dengan pencapaian mimpi kita.

Saat kita menemui hal-hal yang anomali, kita dapat lebih tanggap untuk memperbaikinya. Semakin peka kita untuk menemukannya, semakin mudah kita membuat pebaikan-perbaikan dalam hal pencapaian mimpi kita.

Tips#5: Doa Orang Tua Sangat Manjur

Saya sangat percaya bahwa ada suatu kekuatan di luar logika dan nalar kita. Kekuatan tersebut adalah doa. Selain tidak henti-hentinya kita berdoa, kita juga wajib untuk memohon doa dari orang tua kita, khususnya doa Ibu kita. Percayalah, saat kita sudah tidak mampu menyelesaikan suatu permasalahan dengan pendekatan rasio kita, doa-doa itulah yang akan menurunkan pertolongan secara irasional. Ada saja hal-hal tak terprediksi yang memudahkan kita untuk meraih mimpi kita. So, jangan pernah sekali-kali melupakan kekuatan doa.

. . .

Semoga kita dapat konsisten berjuang meraih mimpi kita. Dan semoga mimpi kita tidak hanya berdampak positif bagi diri kita, tetapi juga memberikan kebermanfaatan yang sangat besar bagi masyarakat, bangsa, dan agama kita. Saya berharap tulisan singkat ini dapat berguna untuk memotivasi perolehan mimpi. Aamminn :) (/dew)

3 thoughts on “Mengenai Visualisasi Mimpi

  1. Bagus tulisannya,hhe
    Video visualisasi mimpinya jg keren, kalo boleh tau buatnya pake apa yah ??

  2. Saya harus benar-benar berterimakasih kepadamu sobat, karena tulisan ini q smakin bersemangat untuk memvisualisasi semua mimpi-mimpiku. Selama ini q cuma mmvisualisasi mimpi dg gambaran2, misal mmbuat logo skolah yg didirikan sndiri, mmbuat logo percetakan sndiri, mmbuat karikatur sndiri dng gadis yg diimpikan (entah siapa). Akibatnya stiap mlihat gambar2 itu q kmbali trsadar dri tidur q.
    Krna kbiasaan q itu, q sring dianggap sbgai anak yg lebay. Tp q brsyukur, dbri kmampuan untuk memvisualisasi mimpi2 q, walaupun kemampuan q tak sbsar impian q. Q hnya bisa trus bljar dan mmperbaiki diri. :D
    tapi sayang, sampai saat ini q lum mnemukan teman yg mampu mengimbangi impian2 q, rata2 dr mreka cuma bisa mencemooh mimpi2 q yg trlampau tingginya. Kdang ngrasa sndirian di dunia ini.

Tinggalkan Jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s